Bangka Belitung, November 2025 — Mahasiswa/i Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Maha Prajna Jakarta yang sedang melaksanakan PPL dan KKN Tahun Akademik 2025/2026 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan kiprah nyata dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan edukatif di tengah masyarakat.
Dengan semangat tema besar “Menjalankan Misi Ajaran Buddha, Cinta Kasih Landasan Utama, MP Bisa!”, para mahasiswa menjadi duta kampus yang membawa pesan welas asih, moderasi, dan kepedulian sosial di berbagai lini kehidupan masyarakat.
Pelayanan Umat dan Siaran Dharma di Babel Kemenag TV
Dalam beberapa pekan terakhir, mahasiswa turut ambil bagian dalam pelayanan umat Buddha di vihara-vihara sekitar Kota Pangkalpinang dan Sungai Liat. Melalui kegiatan kebaktian, pembacaan paritta, hingga sesi dhammatalk singkat, mahasiswa diajak untuk melatih komunikasi spiritual dan pelayanan lintas usia.
Tak hanya di vihara, mahasiswa STAB Maha Prajna juga mendapat kesempatan langka untuk menjadi narasumber di Babel Kemenag TV, membawakan topik tentang etika dalam kehidupan sehari-hari dan penerapan cinta kasih dalam dunia modern. Kehadiran mereka di layar televisi lokal ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Buddhis mampu berbicara di ruang publik dengan cerdas dan santun.
“Kami belajar bahwa berdharma bukan hanya di ruang ibadah, tapi juga di ruang publik—melalui suara, tindakan, dan contoh kecil yang memberi kedamaian bagi orang lain,” ujar salah satu mahasiswa peserta program.



Mengisi Mimbar Agama Buddha di RRI Sungai Liat
Mahasiswa STAB Maha Prajna juga tampil di Program Mimbar Agama Buddha RRI Bangka Belitung, membawakan renungan Dharma bertema “Cinta Kasih Sebagai Jalan Kedamaian”.
Program tersebut menjadi wadah pelatihan public speaking religius dan dakwah Buddhis modern, sekaligus memperkenalkan STAB Maha Prajna sebagai lembaga pendidikan yang aktif membina kader muda Buddhis Indonesia.


Diskusi Moderasi Beragama Bersama Kantor Kemenag Pangkalpinang
Dalam upaya memperkuat pemahaman keberagaman, mahasiswa bersama dosen pembimbing juga mengikuti Forum Diskusi Moderasi Beragama yang diadakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang.
Kegiatan ini diisi dengan sesi sharing dan refleksi tentang moderasi, toleransi, dan kebersamaan lintas iman, yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai agama.
“Kami merasa bangga, karena mahasiswa Buddhis bisa duduk berdampingan dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk belajar saling memahami, bukan hanya dalam teori, tapi dalam praktik kehidupan bersama,” ujar salah satu pembimbing lapangan.

Pembinaan di Lapas Anak, Lapas Narkotika, dan Lapas Umum
Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah pembinaan moral dan mental di Lapas Anak, Lapas Narkotika, dan Lapas Umum di wilayah Pangkalpinang.
Mahasiswa bersama tim Kemenag dan Pembimbing Rohani Buddha memberikan bimbingan rohani, meditasi sederhana, refleksi moral, dan pembacaan Sutra untuk para warga binaan.
Kegiatan ini bukan hanya memberi manfaat bagi penghuni lapas, tetapi juga menjadi pengalaman mendalam bagi mahasiswa untuk menerapkan ajaran Buddha tentang welas asih (karuṇā) dan kebijaksanaan (paññā) dalam konteks sosial yang nyata.
Refleksi dan Harapan
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa STAB Maha Prajna menunjukkan bahwa pendidikan Buddhis tidak berhenti di ruang kuliah, melainkan menjelma dalam pelayanan, pengabdian, dan dialog sosial.
Kampus berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya dan menjadi model pembelajaran berbasis masyarakat.
Dokumentasi dan Publikasi
Seluruh rangkaian kegiatan PPL dan KKN 2025 akan diliput dan dipublikasikan melalui kanal resmi kampus:
🌐 Website: https://mahaprajnastab.ac.id
📸 Instagram: @stabmahaprajna
📧 Email: info@mahaprajnastab.ac.id
🎥 YouTube: STAB Maha Prajna Official — kunjungi kanal kami untuk menonton dokumentasi kegiatan.
Penulis: Tim Humas & Publikasi STAB Maha Prajna Jakarta
Tanggal Publikasi: November 2025
Lokasi: Jakarta – Bangka Belitung




